Sinyal Bearish Bitcoin: Pasokan Lama Bergerak Lagi

Kredit: pexels.com

Data on-chain menunjukkan beberapa pasokan Bitcoin lama baru-baru ini dipindahkan ke bursa (exchanges), sesuatu yang bisa menjadi bearish (penurunan tren pasar) untuk harga kripto. 

Bitcoin Exchange Inflow CDD Telah Melonjak Beberapa Hari Terakhir

Seperti yang ditunjukkan oleh seorang analis dalam postingan CryptoQuant, pemegang jangka panjang (long-term holders) telah menyetor beberapa koin ke bursa selama beberapa hari terakhir.

Ada dua indikator yang relevan di sini: 

  • Pertama adalah "exchange inflow (arus masuk pertukaran)" yang mengukur jumlah total Bitcoin yang dikirim ke wallet dari semua centralized exchanges.
  • Kedua, ada konsep yang disebut "coin days" yang digunakan sebagai ukuran pasokan yang tidak aktif di jaringan. Setiap kali 1 BTC tidak bergerak di chain selama 1 hari, itu terakumulasi 1 coin day. Oleh karena itu, total coin days mengindikasikan berapa hari pasokan telah dibiarkan tidak bergerak.

Namun, ketika koin-koin lain yang telah mengumpulkan beberapa coin days menunjukkan beberapa pergerakan, coin days ini diatur ulang kembali ke nol, atau "dihancurkan". "Coin Days Destroyed" (CDD) adalah metrik yang melacak jumlah coin days yang disetel ulang di seluruh jaringan.

Berikut adalah grafik yang menunjukkan tren dalam CDD Bitcoin khusus untuk transaksi arus masuk pertukaran:

Bitcoin Exchange Inflow CDD
Kredit: bitcoinist.com

Seperti yang terlihat pada grafik di atas, terlihat pada Bitcoin exchange inflow CDD terpantau mengalami lonjakan selama beberapa hari terakhir.

Karena indikator yang ditampilkan hanya untuk spot exchange, transaksi ini kemungkinan dilakukan untuk tujuan penjualan karena itulah yang umumnya digunakan investor pada exchanges ini.

Grup pemegang jangka panjang (long-term holder) adalah jenis kelompok di pasar BTC yang mencakup semua investor yang memegang koin mereka untuk waktu yang lama tanpa menjual atau memindahkannya, sehingga mengumpulkan sejumlah besar coin days dalam prosesnya.

Dengan demikian, lonjakan CDD umumnya menunjukkan pasokan lama (yaitu, pasokan yang dimiliki oleh pemegang jangka panjang) sedang bergerak. Penjualan LTH secara historis bearish untuk harga Bitcoin.

Lonjakan terakhir dari skala serupa terlihat hanya beberapa hari yang lalu, di mana harga koin terpantau menurun dalam jangka pendek.

Grafik juga menunjukkan tren Inflow Spent Output Age Bands, yang merupakan indikator yang menyoroti kontribusi individu terhadap arus masuk yang berasal dari berbagai kelompok pemegang di market.

Sepertinya beberapa kelompok telah menunjukkan pergerakan baru-baru ini, dengan pemegang jangka panjang (long-term holder) dengan koin berusia 6 bulan hingga 12 bulan bergerak dalam jumlah yang sangat besar.

Harga BTC

Pada saat penulisan, harga Bitcoin mengapung di sekitar Rp. 281.085.060, turun 5% dalam seminggu terakhir.

Grafik Harga Bitcoin
BTC continues to be rangebound | Kredit: BTCUSD on TradingView



Sumber: bitcoinist.com

0 Komentar

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>